Membaca, Menemukan Diri, dan Mengubah Dunia
Ada satu hal kecil yang dulu sering saya remehkan, yaitu membaca. Ketika sekolah, buku selalu identik dengan tugas, rangkuman, dan ujian. Membaca seolah hanya kewajiban supaya nilai nggak jeblok.
Namun, siapa sangka justru dari hal yang kelihatannya sederhana ternyata mampu membuat hidup saya bisa berubah.
Perubahan Kecil untuk Hal yang Besar
Saya ingat sekali, bukan buku tebal yang mengubah saya, bukan pula novel klasik atau karya-karya terkenal. Justru dari hal-hal ringan seperti artikel singkat di internet, cerita blog bahkan status panjang di media sosial.
Sejak saat itu, saya mulai terbiasa melahap kata-kata, memahami cerita orang dan tanpa sadar membuka cara pandang baru.
Padahal, membaca status di media sosial itu hal yang kecil bukan? Eits, kita tidak boleh menyepelekan apapun ya!
Bukan Cuman Membaca
Nah, pelan-pelan saya sadar literasi bukan hanya soal membaca tetapi literasi adalah kemampuan untuk menangkap makna lalu mengaitkannya dengan kehidupan nyata. Kadang hanya dengan satu kalimat sederhana dari sebuah tulisan hati bisa tersentuh.
Hanya dengan satu ide kecil dari sebuah artikel pikiran bisa terbuka.
Melalui literasi, saya menemukan banyak hal yang tidak diajarkan langsung di kelas:
- Cara memahami perasaan sendiri lewat tulisan orang lain.
- Cara mengatur keuangan dari artikel singkat yang nemu di sebuah forum
- Cara menjaga kesehatan mental lewat kisah personal penulis yang pernah jatuh, lalu bangkit
Poin yang paling berharga, literasi membuat saya merasa tidak pernah sendirian. Ada begitu banyak cerita yang beresonansi dengan apa yang saya rasakan. Kadang saat merasa kacau saya bisa menemukan kalimat yang seolah berkata, “Hei kamu nggak sendiri”.
Mengubah Hidup dari Literasi
Lama-lama kebiasaan membaca ini berubah jadi kebiasaan menulis. Karena ternyata kata-kata dari orang lain bisa mengubah saya, siapa tahu kata-kata saya juga bisa melakukan hal yang sama untuk orang lain.
Di titik itu saya belajar literasi bukan hanya konsumsi tetapi berkontribusi.
Sekarang kalau ditanya apa yang benar-benar bisa mengubah hidup tanpa perlu modal besar jawabannya sederhana.
Literasi.
Membaca mampu membuka jalan, menulis meneguhkan langkah dan dari sana hidup terasa lebih kaya serta lebih penuh makna.
Jadi, kalau kamu merasa hidupmu sedang gitu-gitu aja, coba mulai dari hal sederhana. Ambil satu tulisan, baca dengan hati dan siapa tau dibalik kata-kata itu ada kunci yang bisa membuka jalan baru dalam hidupmu.
Referensi
UNESCO. (2017). Literacy as Freedom: Empowering Lives through Reading and Education.
Penulis
Saya mempunyai hobby menulis dan juga membaca novel. Saat ini saya sedang menempuh perkuliahan di jurusan Management. Akun IG: @jessikaotniel
