Bahasa Indonesia: Asal Usul, Fungsi, dan Buah Kata dalam Dunia Penulisan
Tahukah kamu ternyata bahasa Indonesia menjadi salah satu bahasa dari 10 bahasa resmi pada General Conference (Sidang Umum) UNESCO dengan jumlah penutur 278 juta orang dari berbagai negara di dunia.
Keputusan itu diresmikan dengan pengesahan Resolusi 42 C/28 secara konsensus pada Sidang Pleno Konferensi Umum ke-42 UNESCO di Markas Besar Paris, Prancis. Per 20 November 2023.
Asal Usul Bahasa Indonesia
Berikut ini perjalanan nomor satu di Indonesia.
- Bermula dari bahasa Melayu dan menjadi bahasa lingua franca atau bahasa penghubung antara orang-orang di Nusantara dan bahasa perdagangan. Bahasa Melayu ini digunakan sejak abad ke-7 di Asia Tenggara.
- Dibuktikan dengan beberapa prasasti, yaitu prasasti Talang Tuo di Palembang dan prasasti Karang Brahi di Jambi.
- Masa kerajaan Sriwijaya, bahasa Melayu digunakan sebagai bahasa pembelajaran budaya hingga penyebaran agama.Â
- Bahasa penghubung Nusantara. Karena mudah dipahami, bahasa Melayu digunakan sebagai bahasa penghubung antarsuku, antarpulau, dan pedagang serta kerajaan.
- Era perjuangan kemerdekaan bahasa Melayu digunakan dalam Kongres Pemuda tahun 1926. Pada 2 Mei 1926, atas usulan M. Tabrani bahasa Melayu diganti dengan istilah bahasa Indonesia dan menjadi bahasa persatuan Indonesia.
- Sumpah Pemuda 19268 bahasa ini dinyatakan sebagai bahasa persatuan dan bahasa resmi berdasarkan ketetapan pasal 36 UUD 1945 pada 18 Agustus 1945.
- Tahun 2023, ditetapkan sebagai bahasa internasional sesuai dengan hasil Sidang Umum UNESCO.
Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia
Berdasarkan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, bahasa Indonesia berfungsi sebagai jati diri bangsa, kebanggaan nasional, dan sarana pemersatu berbagai suku bangsa serta sarana komunikasi antardaerah dan antarbudaya daerah.
Kedudukannya sebagai bahasa resmi negara direalisasikan dalam fungsi sebagai bahasa resmi kenegaraan, pengantar pendidikan, dan komunikasi tingkat nasional serta pengembangan kebudayaan nasional.
Kemudian, sebagai transaksi dan dokumentasi niaga dan pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni serta bahasa media massa.
Buah Kata dalam Dunia Penulisan
Bahasa Indonesia telah menjadi bahasa utama dalam penulisan di Indonesia. Berikut ini, beberapa perannya dalam penulisan.
1. Sebagai Ekspresi Sastra
Bahasa yang sering kita gunakan ini sebagai bahasa utama bagi penulis untuk menyampaikan ide, emosi, dan imajinasi dalam puisi, pantun, dan cerpen serta karya sastra lainnya. Bahkan, dapat membuat penulis dapat mengolah kata menjadi suatu karya yang kreatif.
Sekaligus dapat menghasilkan karya sastra yang mencerminkan budaya dan identitas bangsa.
2. Peran dalam Penulisan Akademik dan Ilmiah
Digunakan juga dalam penulisan makalah, jurnal, dan skripsi serta jenis karya ilmiah yang lain. Khusus tulisan ini dibutuhkan ejaan yang benar dan tata bahasa yang baku.
3. Berperan dalam Media Digital dan Literasi Modern
Pada era digital ini, perannya ada dalam media sosial, artikel digital, dan blog serta konten kreatif. Literasi modern membutuhkan bahasa yang adaptif, seperti ringkas dan komunikatif, tetapi tetap memiliki makna.
Bahasa yang bermula dari bahasa Melayu ini menjadi penghubung antara budaya literasi klasik dengan dinamika komunikasi digital yang memperluas lingkup karya tulis kepada publik.
Menjaga Bahasa Indonesia Menghidupkan Kata
Bahasa persatuan ini bukan hanya sekadar sarana berkomunikasi, melainkan sejarah yang menyatukan penduduk, identitas nasional, dan alat kreativitas dalam dunia penulisan.
Mulai dari asal usul sebagai bahasa Melayu, berkembang menjadi bahasa persatuan, dan bahasa resmi hingga menjadi bahasa internasional yang diakui dunia. Bahkan, memiliki fungsi dan kedudukan yang harus tetap diakui.
Dunia penulisan membutuhkan kehadiran bahasa utama di Indonesia ini karena merupakan bahasa utama. Direpresentasikan lewat tulisan sastra, akademik, dan literasi modern.
Melestarikan bahasa Indonesia sama halnya merawat jati diri sekaligus membuka ruang baru bagi penulisan di masa yang akan datang.
Referensi
goodstats.id/article/resmi-jadi-bahasa-unesco-berapa-jumlah-penutur-bahasa-indonesia-di-dunia-uu2Jn
badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/artikel-detail/4302/bahasa-indonesia-layak–menjadi-bahasa-internasional
badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/artikel-detail/2745/internasionalisasi-bahasa-Indonesia
Penulis
Cindy May Siagian, pengarang fiksi dan penulis nonfiksi. Beberapa publikasi telah dimuat di berbagai redaksi. Ia menghadirkan tulisan yang menghibur dan memberi ruang refleksi bagi pembaca. Terhubung dan ikuti karyanya melalui akun Instagram @la_bel2e untuk menikmati ragam tulisannya.
