Wajib Tahu! Ini 6+ Kosakata yang Baru Menjadi Warga KBBI
Bahasa tidak pernah berhenti untuk berkembang. Ada kata-kata yang kemudian diresmikan dan masuk ke KBBI. Belakangan ini, sudah ada beberapa kosakata baru dalam KBBI. Penasaran apa saja kata baru di KBBI? Simak artikel berikut ini!
Kosakata Baru dalam KBBI
Apa saja kata baru di KBBI? Saya sudah mengumpulkan kata yang wajib kamu ketahui dan contoh penggunaannya supaya kamu paham untuk menggunakannya.
1. Kata Palum
Menurut KBBI, palum adalah sudah puas; hilang rasa haus: kondisi membuat anak lebih tenang. Melansir dari Instagram resmi @badanbahasakemendikbud, kata palum berasal dari salah satu bahasa dari Sumatera Utara, yaitu bahasa Batak Pakpak.
Contoh pengucapan kata palum:
“Ana tidak mau minum lagi karena ‘aku sudah palum’ begitu katanya.”
2. Kata Galgah
Kata galgah sempat viral di media sosial karena asal usul kata ini diutarakan oleh seorang konten kreator Tiktok, yaitu Bunga Reyza. Kosakata tersebut lawan kata atau antonim dari kata haus.
Di dalam KBBI VI Daring, kata galgah diartikan sebagai sudah lega atau segar kerongkongan karena minum; tidak dahaga; palum. Kata galgah secara resmi masuk KBBI pada Oktober 2025 dan bersinonim dengan kata palum.
Contoh pengucapan kata galgah:
“Saya tidak haus lagi. Saya sudah galgah.”
3. Kata Kapitil
KBBI mendefinisikan bahwa kapitil artinya dimaknai sebagai kecil (tentang huruf dan seterusnya). Di dalam penyebutannya, kata ini dapat dimaknai sebagai istilah dari huruf kecil. Kata kapitil antonim dari kata kapital. Sejak awal Januari 2026, kata kapitil resmi tercatat di KBBI.
Menurut KBBI, kapital didefinisikan sebagai besar (tentang huruf seperti A, B, C, dan seterusnya). Dengan demikian, kapital dimaknai sebagai istilah huruf besar dalam penyebutannya.
Contoh penggunaan kata kapitil:
“Ternyata lawan kata atau antonim dari kapital adalah kapitil.”
4. Kata Ambyar
Melansir dari KBBI, ambyar diartikan sebagai bercerai-berai; berpisah-pisah; tidak terkonsentrasi lagi. Kata ambyar mencerminkan suasana hati yang resah, sedih, dan kecewa serta bingung.
Contoh penggunaan kata ambyar:
“Pesta ulang tahun yang seharusnya meriah, malah jadi ambyar karena kedatangan selingkuhannya.”
5. Kata Kepo
Merujuk pada KBBI, kepo didefinisikan sebagai rasa ingin tahu yang berlebihan tentang kepentingan atau urusan orang lain. Ayo, siapa yang sering kepo? Tahukah kamu, ternyata kata kepo merupakan sebuah singkatan.
Mengutip dari cnbcindonesia.com, Jumat (16/1/2026) kata kepo memiliki kepanjangan yang bukan bahasa Indonesia, melainkan bahasa Inggris, yaitu knowing every particular object.
Contoh penggunaan kata kepo:
“Kamu kepo bangat. Asal kamu tahu tidak semua harus kamu tahu.”
6. Kata Alay
KBBI mendefinisikan alay sebagai layang-layang; gaya hidup yang berlebihan, menarik perhatian: predikat – pada anak remaja adalah hal wajar. Jadi, dapat dikatakan bahwa orang yang dicap sebagai alay adalah orang yang mengikuti gaya orang lain.
Contoh penggunaan kata alay:
“Perempuan itu alay sekali. Gayanya tidak sesuai dengan keuangannya.”
7. Kata Oalah
Mengutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (16/1/2026), kata oalah diberi label “cak” yang berarti masuk dalam ragam bahasa percakapan. Makna kata oalah diartikan sebagai kata seru untuk menyatakan rasa terkejut.
Contoh penggunaan kata oalah:
“Oalah. Jadi, dia tembus top sepuluh perguruan tinggi luar negeri.”
Kesimpulan: Ketahui dan Gunakan Kata-kata Baru
Setiap kata yang ada dalam tulisanmu, mencerminkan apakah kamu mengikuti atau tidak mengikuti perkembangan kata yang ada. Kamu bisa menggunakan ketujuh kosakata baru dalam KBBI di atas supaya kamu percaya diri mempublikasikan tulisanmu.
Saya berharap kita sebagai penulis untuk tetap mengikuti perkembangan kata yang ada supaya kita tidak tertinggal. Semakin kita up–to–date, semakin banyak koleksi kata yang kita miliki. Selain itu, kita dapat membagikan pengetahuan itu kepada pembaca melalui tulisan.
Referensi
www.detik.com/edu/detikpedia/d-8298223/kbbi-punya-3-259-entri-baru-per-oktober-2025-termasuk-kapitil-dan-galgah
rri.co.id/features/1734455/kosakata-baru-di-kbbi-yang-jarang-dipakai
kbbi.web.id/
www.cnnindonesia.com/hiburan/20210118125647-241-595095/viral-oalah-masuk-kbbi-badan-bahasa-ungkap-kronologi
www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20250412095059-33-625426/ternyata-kata-kepo-sebenarnya-dari-bahasa-hokkien-ada-kepanjangannya
Penulis
Cindy May Siagian, mahasiswa fakultas Hukum Universitas Jambi, angkatan 25. Gemar menulis dan tulisan-tulisannya telah terbit di beberapa redaksi. Dapat terhubung melalui Instagram @la_bel2e
